Menurut brightstars :
Indonesia berada dalam posisi yang unik dikarenakan pertumbuhan penduduk bertepatan dengan perkembangan teknologi sama tak tertandingi. Banyak perusahaan yang saat ini mulai memasarkan produk ataupun jasa mereka langsung menggunakan strategi digital media advertising, tanpa menggunakan media tradisional lagi seperti TV, Radio, media cetak seperti majalah, kabar harian, billboard dan sebagainya. Perkembangan ini juga semakin meningkatkan e-commerce di Indonesia. Beberapa perusahaan mulai membuat website e-commerce untuk memasarkan produk maupun jasa mereka.
Promosi produk atau jasa ini selain dengan website juga sering menggunakan sosial media, hal ini dapat memudahkan produk atau jasa dalam berinteraksi dengan audiens yang berpotensi untuk menjadi pelanggan produk atau jasa tersebut. Konten yang dibuat di Indonesia sendiri untuk memasarkan produk atau jasa nya mulai lebih kreatif sehingga itu juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemasaran melalu digital di Indonesia cukup efektif.
Dan Menurut Maranatha :
Contohnya adalah XL Axiata.
PT. XL Axiata Tbk. merupakan salah satu provider telekomunikasi di Indonesia yang
bertumbuh pesat. Hal ini terbukti dari jumlah pelanggannya yang semakin meningkat
per tahunnya sehingga dapat mengancam kemapanan market leader yaitu Telkomsel.
Pertumbuhan provider XL yang pesat ini dikarenakan pemasaran produknya yang
gencar melalui berbagai macam media.
Salah satu media yang digunakan Provider XL
dalam memasarkan produknya adalah media online. Media online merupakan media
yang menarik untuk memasarkan suatu produk dikarenakan semakin banyak dan
mudahnya pada jaman sekarang bagi setiap orang untuk mengakses internet sehingga
banyak orang yang menghabiskan waktunya dengan berinternet dibandingkan menonton
televisi.
Oleh karena XL sudah mulai memasuki pemasarannya melalui media online,
peneliti tertarik untuk meneliti apakah iklan online yang dilakukan Provider XL sudah
cukup efektif atau belum untuk menarik minat beli konsumen. Penelitian ini dilakukan
dengan menyebar kuesioner pada responden yang pernah melihat iklan online XL
sebanyak 110 responden. Pengujian dan pengolahan data menggunakan SPSS v.20
dengan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
adanya pengaruh iklan online terhadap minat beli konsumen sebesar 16% dan sisanya
84% dipengaruhi oleh faktor lain.



